Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Prajabatan Dosen pada tanggal 28 – 30 Maret 2022 yang dibuka oleh Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. beliau menyampaikan bahwa lembaga pendidikan tinggi sebagai agent of change perlu membekali mahasiswanya agar siap menghadapi masa depan dengan kemajuan teknologi. UMS sudah meraih predikat UNGGUL dan satu-satunya universitas pertama di Jawa Tengah yang telah meraih predikat tersebut.

Setiap dosen UMS harus memiliki komitmen yang tinggi dalam menjalankan perannya sebagai pelaku catur dharma perguruan tinggi muhammadiyah (PTM), yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan karya ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan dan pengamalan Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Pembentukan komitmen dosen UMS dalam pelaksanaan catur dharma PTM menjadi sangat penting pada era industri 4.0 ini.

Secara umum materi diklat prajabatan ini terbagi dalam 3 (tiga) kelompok, yaitu al Islam dan Kemuhammadiyahan, kepegawaian, dan aktivitas akademik dosen dalam bidang tri dharma. Materi-materi yang diberikan diharapkan memperkaya kesiapan mental para dosen-dosen muda mengenal dunia akademik, inovasi pembelajaran, karya ilmiah, pengembangan soft skill, technopreunership, maupun birokrasi kepegawaian.

Salah satu materi yang disampaikan adalah “Peran Dosen dalam Mengembangkan Ekosistem Technopreuneursihp di Perguruan Tinggi” yang disampaikan oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. ir. Panut Mulyono, M.Eng. D.Eng.

Beliau menyampaikan bahwa technopreuneurship di Perguruan Tinggi didefinisikan sebagai universitas yang memiliki kemampuan untuk berinovasi, mengenali dan menciptakan peluang. dengan sendirinya berusaha untuk melakukan perubahan substansial dalam karakter organisasi untuk mencapai keadaan yang lebih menjanjikan untuk masa depan. dengan kata lain, adalah inkubator alami yang menyediakan struktur pendukung bagi guru dan siswa untuk memulai usaha baru, intelektual, komersial dan gabungan.

Rencana strategi yang harus dilaksanakan oleh perguruan tinggi antara lain (1) Inovasi Kewirausahaan; Menumbuhkembangkan pola piker, sikap, perilaku inovatif, kolaboratif, dan berjiwa socio-entrepreneurial. (2) Inovasi Kurikulum; Relevansi dan adaptibilitas kurikulum Pendidikan untuk memenuhi kebutuhan dan pengembangan industry. (3) Penguatan Inovasi; Penguatan insfrastruktur untuk mewujudkan universitas kelas dunia yang unggul dan inovatif. (4) Insentif Inovasi; insentif untuk mendorong kreativitas dan inovasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Beliau juga menitipkan pesan tentang tridharma perguruan tinggi; (1) Pendidikan: Menyiapkan pemimpin masa depan berkarakter dan menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. (2) Penelitian: Berindentitas keunggulan sumber daya Indonesia untuk peningkatan produktifitas nasional. (3) Pengabdian kepada Masyarakat: Mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.